Thank you, Mr. M of Blue Bird.

Pernah gak sih ngerasa butek, mandek dan gak produktif?

Nah, perasaan itu baru aja berhasil saya hilangkan thanks to pengemudi taksi burung biru bernama Mas M. (Nama dirahasiakan, pengen aja. Biar misterius.)

Alkisah tadi pagi saya pesan taksi lewat app dan Mas M langsung menyambar order itu dengan sigap. Saya pun kaget, "Wuaw tumben cepet, belum pake celana nih" Emang agak panik. Kebiasaan dari kecil dimarahin mami, gak boleh ngebiarin orang lain menunggu kita. Jadi sama supir taksi aja saya suka ga enakan kalau mereka sampai menunggu.

Turun tangga, taksi sudah sampai. Si pengemudi berdiri di balik pagar dan tersenyum menyambut, "Mbak Lydia?" 

Saya dibukakan pagar. Saya disapa dengan senyum. Dan saya ditanya dengan nada bersahabat. 

Duduk di kursi belakang, mobil jalan, tiba-tiba kedengeran lagu Tompi yang judulnya Menghujam Jantungku

(Yang ini nih

YA AMPUN. KOK BERBUNGA-BUNGA GINI sih serasa dijemput pacar??

Si pengemudi pun ikut nyanyi-nyanyi dan suaranya juga gak jelek. Agak self-centered dikit deh mulai berpikir bahwa Si Mas M dan Mas Tompi kayak lagi berkolaborasi untuk bikin saya sumringah. 

Hanya dalam 4 menit keluar rumah, saya ngerasa siap kerja dan menciptakan sesuatu. 

That certain point when you feel inspired and nothing bad won't happen to you. 

Kadang kita cuma butuh satu senyuman, satu lagu atau mungkin satu sentilan untuk keluar dari kebutekan. Agar bisa kembali teringat akan project yang sudah lama gak disentuh, kembali pengen ngasih kontribusi, kembali jadi diri sendiri. Diri yang hepi. 

Terima kasih lho Mas M.

Ini buktinya saya menikmati perjalanan pagi tadi: sebuah tulisan baru di blog yang sudah kosong berminggu-minggu.

Photo3

 

 

 

Posted
 

Untuk semua termasuk kamu :)

Sebuah puisi dari Mother Teresa. 

Di-layout dengan indah oleh iammommahearmeroar

Tumblr_lxlr1zy3zt1qiqf01o1_500

 

Capek ya sama yang jahat-jahat. Walau mereka bikin dunia seimbang dan sesimetris gambar Yin dan Yang. Tapi untuk sekali-sekali waktu, it feels nice aja ketemu hal-hal menyejukkan seperti di atas.

Posted
 

3 alasan kenapa 1 Januari itu harus ada di tempat hepi

It's my first post in 2012. Yay!

Telat banget sih emang. Maklum, atmosfer liburan susah diajak pisah, katanya masih betah. 

Saya pingin sharing betapa pentingnya menghabiskan 1 Januari di tempat yang menyenangkan. Terbukti, hari yang penuh kenangan manis bisa kebawa jadi satu tahun yang manis pula. Untungnya, udah dua kali 1 Januari saya bisa ngabisin seharian di Disneyland Hong Kong. Seperti slogannya bilang It's the happiest place on earth! Saya dan ribuan orang sudah mengamininya. Menghabiskan 1 Januari diisi dengan memori masa kecil, makan gulali sampai mulut celemotan, bolak balik ketawa-senyum-ketawa-senyum-ketawa dan terharu di detik-detik fireworks keren pamungkas mereka, jadi pembuka untuk salah satu tahun terbaik saya.

Terbaik karena ada ups & downs-nya. Gak melulu senyum, gak melulu bermurung durja. Terbaik karena beberapa pencapaian signifikan terjadi di tahun 2011 (termasuk mencapai kepala tiga :p) Terbaik juga karena bisa lumayan bolak balik airport (dan terbang tentunya. Bukan numpang makan chicken strip CFC :P)

Akhirnya saya bertekad, 1 Januari 2012 harus diulang di tempat yang hepi. Kebetulan, masih Disneyland. Tapi sebetulnya bisa di mana aja kok. Yang penting perasaan yang kita bawa, rasa dan ciptain pada tanggal 1 itu adalah bahagia, senang dan sumringah!

Kenapa?

  1. Daripada 12 jam pertama abis buat hangover, bangun lebih pagi bikin 1 Januari terasa lebih lama. Jadi ada banyak slot waktu yang bisa kita berikan untuk kegiatan-kegiatan menyenangkan. It's the first day of a new year. Pintu gerbang masuk tahun baru. "Kalau di pintu aja kita bisa ngerjain banyak hal, apalagi di 364 hari setelahnya?" Otak kita pun bisa berpikir demikian. 
  2. Seharian senyum atau ketawa atau merasa senang itu bisa nebelin rasa optimisme. Itu yang kita butuhin bukan pas mau memulai sesuatu yang baru? Walaupun seiring waktu berjalan, pastinya bakal digerogotin kekecewaan, pikiran negatif dan pandangan sempit... at least, si mahluk bernama OPTIMISME itu udah teriak "SAYA HADIIIRRR" di hari pertama tahun yang baru.
  3. Dengan ngasih mark "1 Januari gue di tempat hepi" itu  bisa jadi modal pertama kita buat bounce back dari segala macam keterpurukan. Ibarat iklan sabun, dipakelah artis papan atas biar ngasih aspirasi. Nah sama aja kayak otak kita, aspirasi 1 Januari bisa jadi salah satu kuncian buat nyingkirin kesedihan. Saat bibir manyun dan kita mulai pinter Inggris rajin ngomong "this sucks" "itu sucks" "you suck", segera buka otak dan cari memori dari kamar bertuliskan 1 JANUARI. "Mulai tahun udah seneng, masak iya sih gue harus terjebak terus-terusan sama pengalaman sucks ini?"

Sebenarnya sih masalah pinter-pinternya kita nyiasatin otak dengan ngasih pikiran bernama ILUSI SATU JANUARI. Gimana caranya bikin 1 Januari itu jadi tolak ukur kebahagiaan kita. Duile. Berat ya.. (udah lewat pula tanggalnya). Cuma ya saya berani cerita begini karena emang udah ngelewatinnya. :)

Jadi,

akan di mana kita 1 Januari 2013? (Semoga belum kiamat :D)

(download)

Posted
 

Karena kita manusia yang bernafas.

Kita itu bukan komputer.

Kita bukan digital.

Human beings are designed to pulse. 

Bernafas. Inhale dan exhale.

Kita bergerak antara menghabiskan energi dan memperbaharuinya. 

Kita juga tidak bisa multitasking. Yang selama ini kita lakukan adalah brain-shifting. 

Padahal efektifitas ada saat kita fokus hanya pada satu pekerjaan. Sampai pekerjaan itu selesai, tentunya. 

Kira-kira beberapa poin di atas lah yang diomongin sama Tony Schwartz di video berjudul 'The Myths of the Overworked Creative'  ini. Banyak hal penting lain yang dia bilang bikin saya punya feeling "Dunia harus tahuuuu semua iniiiiiiii"

Tony Schwartz: The Myths of the Overworked Creative from 99% on Vimeo.

 

Panjang videonya 31 menit dan 11 detik.

I dare you to stop doing anything and watch this. 

Posted
 

Halo, nama kamu siapa?

Tadi saya abis gabung di webinarnya Wall Street Journal Asia. Erik Johnson, head-nya Facebook Asia ngasih preview new timeline-nya Facebook yang akan di-launch dua minggu lagi. To sum up, intinya sih:

They said it will tell your life journey.

Iya bener.

Sekarang, mulai dari lagi masak apa (dengan bantuan app tentunya) sampai brand apa yang sering kita pakai, semuanya bisa terpampang di profile page kita. 

Sekarang, kenalan ama orang jadi lebih gampang. Dalam dua tiga kali klik, kita tau rentetan detail yang nempel di orang itu. Bahkan sebelum ketemu.

Sekarang, kita bisa langsung tau, oh kita sama-sama suka film Big Fish. Bisa langsung ngebahas bagian Le Petit Prince mana yang jadi favorit.

Sekarang, bisa aja kita gak jadi kenalan karena setelah ditelaah orang itu baru aja sign up petisi "MENUNTUT MOTIF ANIMAL-PRINT JADI SERAGAM PEGAWAI NEGERI"

Tapi

saya punya firasat saya bakalan kangen masa-masa di mana saya harus puter otak mencari tahu field of experience lawan bicara saya..

"Halo, namanya siapa?"

"Kerja di mana?"

"Suka baca?"

"Oh, kenal juga sama dia?"

"Maksudnya suka Jakarta kalo subuh gimana?"

Kenalan_yuk

Posted
 

Ow Ow Siapa Dia: Rodaan Al Galidi

Doc_215

"Well isn't it Funny! The bitter with the sweet"

Itu tema salah satu sesyen yang saya datangi di Ubud Writers and Readers Festival awal Oktober kemarin. Di situ juga, saya pertama kali tau yang namanya Rodaan Al Galidi. 

Sesi sore itu ngebahas seninya berhumor dalam tulisan. Nah Rodaan ini walaupun penampilannya kayak penulis serius yang bisa kita bayangin nongkrongnya di ujung tebing sambil berkontemplasi, ternyata sangat lucu sekali in his own way.

Lucunya lagi, dia bisa melucu dan bikin para penonton tertawa padahal datang dari masa lalu yang sama sekali gak lucu. Dia lahir tanpa tahu tanggalnya kapan. Katanya di Arab, no one remembers their birthday. Rodaan kabur dari Arab menghindari wajib militer berbekal paspor palsu. Di dunia ini, if you're out of your country and you don't have a passport, you are no one. Itu katanya lagi. Selama berbulan-bulan, Rodaan jadi salah satu orang yang saya tahu pasti sangat paham makna kata 'terlunta-lunta'. Sampai akhirnya dia menetap di Belanda dan menjadi penulis puisi.

Well, ternyata masa lalu bitter gak harus bikin kita jadi orang yang bitter juga. Untuk Rodaan, dia malah jadi salah satu pribadi yang paling menyenangkan di festival itu. 

Karyanya yang dipublikasikan mungkin bisa ditengok di sini. Sayang banget saya gak ngutip puisi-puisi kerennya yang dibacain waktu itu. Tapi salah satu line yang keluar dari mulut Rodaan yang paling saya inget adalah:

Big things make you powerful,

little things make you happy. 

 

Dan dengan itu, dia jadi salah satu manusia favorit saya di muka bumi ini. 

Posted
 

Sarapan manis, sarapan happy.

Lihat sarapan saya pagi ini:

Photo_3

Sereal Oreo ini udah lama hilang dari peredaran. Tapi akhirnya kemarin kembali saya temukan, versi Koreanya di Kamome deket Chunggiwa. 

Kenapa dia enak? Karena ada marshmallow bits-nya.

Kenapa sarapan itu enak? Karena kita kan laper semaleman. 

Kenapa saya menulis soal sarapan? Karena ya pengen aja.

 

Posted
 

Laskar Toilet

Di Indonesia, selain ada kuntilanak, genderuwo atau variasi jejadian lainnya, ada hal lain yg patut ditakuti: wc umum.

Dulu, kondisi toilet airport2 Indonesia bikin yang mau buang air kecil jd mules malah mau buang air besar gara-gara kondisi kebersihanya. Hidup pun makin sulit, tanpa terasa nasionalisme jadi makin terkikis. "Ih Indonesia, ih ih ih!!". Padahal bukan salah negara juga lho.

Untunglah sekarang kebersihannya sudah lebih terjaga. Walaupun kita suka dikitik-kitik rasa pikiran: "ah nanti juga kotor lagi" "gak akan lama deh". STOP. *nunjuk ruang otak saya sendiri yg berpapan nama 'Pesimis'* Saatnya punya prinsip! Ya! Even dalam urusan kamar kecil.

Kemarin pas di toilet bandara Soekarno-Hatta, saya ngeliat ini:  

Photo_2

Nah, mungkin tulisan yang desainnya bikin Art Director kejang-kejang ini bisa jadi suara yang akan terngiang-ngiang di kepala kita semua saat buang hajat. Mari jadilah Laskar Toilet yang ikut menjaga WC umum tetap manis untuk kita semua.

Posted
 

Seth Godin selalu sadis.

Cuma dia yang kata-katanya selalu berhasil bikin saya

gatel,

gggrrr-grrrr-an,

geram

dan

geleng-geleng

karena

gemes sama diri sendiri.

 

Ini posting-an terakhir Bapak Godin:

 

   A great way to give thanks...

for the privileges we've got is to do important work.

Your job, your internet access, your education, your role in a civilized society... all of them are a platform, a chance to do art, a way for you to give back and to honor those that enabled you to get to this point.

For every person reading this there are a thousand people (literally a thousand) in underprivileged nations and situations that would love to have your slot. Don't waste it.

 

Wahai kamu-kamu, baca juga Linchpin deh. Biar kita bareng-bareng merasa tertampar.

Seth-godin

 

Posted
 

The world does not revolve around you.

Di jaman sosmediyah begini, emang sulit ya orang-orang berhenti bicara "saya" "saya" "saya". Tapi untuk kaki tetap berjejak di tanah, penting untuk sesekali berpikir bahwa dunia tidak berputar untuk kita. 

Contoh dangkalnya:

1. Saat bangun pagi, ternyata dua kucing hitam tetap manis berpelukan di luar kamar padahal saya sedang gedebak gedebuk siap-siap ke kantor. 

2. Pas tatapan bintang sinetron merasuki mata kita saat kejebak macet, ada loh di samping mas-mas penjual bakpau matanya berbinar-binar ketika ada pengemudi mau beli. 

3. Sibuk maintain produksi twit biar tetap digandrungi follower, sampe lupa kita bukan sumber Maha-awesomeness. Karena kita taunya dari orang lain atau nemu dari blog lain. 

 

Jadi setiap pagi sebelum berangkat beraktivitas, saya mau mulai memandang cermin itu dan bilang:

Ya! Saya sudah rapih, tapi dunia tidak berputar untuk saya. Tapi saya berputar untuk dunia.

Ada yang salah kayanya ya kalimatnya. Masak kita muter2 depan cermin. Pokoknya, gitu deh maksudnya.

Mungkin akan lebih awesome kalau saya menutup post ini dengan video-nya Carl Sagan yang ngebahas bumi dengan judul Pale Blue Dot. Bahwa kita itu cuma bagian kecil mungil segede upil di semesta raya ini.

Tapi, saya akan menutup dengan foto berikut:

Photo

Stormtrooper: "Wendy! Dunia isinya bukan cuma lo dan Peter Pan tau gak?"

Wendy(terpojok): .............

 

 

*nb. Eh tapi gak ada salahnya juga liat videonya Carl Sagan, bagus kok http://www.youtube.com/watch?v=wupToqz1e2g 

 

 

 

Posted