Pernah gak sih ngerasa butek, mandek dan gak produktif?
Nah, perasaan itu baru aja berhasil saya hilangkan thanks to pengemudi taksi burung biru bernama Mas M. (Nama dirahasiakan, pengen aja. Biar misterius.)
Alkisah tadi pagi saya pesan taksi lewat app dan Mas M langsung menyambar order itu dengan sigap. Saya pun kaget, "Wuaw tumben cepet, belum pake celana nih" Emang agak panik. Kebiasaan dari kecil dimarahin mami, gak boleh ngebiarin orang lain menunggu kita. Jadi sama supir taksi aja saya suka ga enakan kalau mereka sampai menunggu.
Turun tangga, taksi sudah sampai. Si pengemudi berdiri di balik pagar dan tersenyum menyambut, "Mbak Lydia?"
Saya dibukakan pagar. Saya disapa dengan senyum. Dan saya ditanya dengan nada bersahabat.
Duduk di kursi belakang, mobil jalan, tiba-tiba kedengeran lagu Tompi yang judulnya Menghujam Jantungku
YA AMPUN. KOK BERBUNGA-BUNGA GINI sih serasa dijemput pacar??
Si pengemudi pun ikut nyanyi-nyanyi dan suaranya juga gak jelek. Agak self-centered dikit deh mulai berpikir bahwa Si Mas M dan Mas Tompi kayak lagi berkolaborasi untuk bikin saya sumringah.
Hanya dalam 4 menit keluar rumah, saya ngerasa siap kerja dan menciptakan sesuatu.
That certain point when you feel inspired and nothing bad won't happen to you.
Kadang kita cuma butuh satu senyuman, satu lagu atau mungkin satu sentilan untuk keluar dari kebutekan. Agar bisa kembali teringat akan project yang sudah lama gak disentuh, kembali pengen ngasih kontribusi, kembali jadi diri sendiri. Diri yang hepi.
Terima kasih lho Mas M.
Ini buktinya saya menikmati perjalanan pagi tadi: sebuah tulisan baru di blog yang sudah kosong berminggu-minggu.








